-
Kini, sudah tak ada lagi kisah tentang si Kereta, si Gunung atau si Laut, yang ada hanya kisah tentang seorang
pria di ujung pulau sana yang kini namanya selalu ada dalam setiap ujung do’aku.
Pria yang ku tahu berhati hangat dan mempunyai mimpi. Pria yang langsung bisa
membuat ku nyaman saat pertama kali bicara dengannya dan akan selalu membuat ku
nyaman ketika aku bercerita dengannya. Membagi ceritaku, ceritanya..
Anehnya, aku merasa sudah mengenalnya sejak dulu, dulu
sekali. Tuhan, boleh aku minta satu hal? Tolong jaga dia, jaga hatinya.
Nanti, aku tak ingin ada kisah lagi meski ku tahu ini masih
teka-teki.
-Widi-