Tuhan, benarkah jalan yang telah ku pilih ini ? aku tak mengerti. Yang jelas ini sebuah bukti yang sangat kuyakini. Disaat kereta pertama ku datang menjemput ku, aku bukannya bergegas menghampirinya dan pergi dari tempat sialan ini, namun mengapa aku ingin tetap tinggal di stasiun hampa ini?
Harusnya Kau lah yang paling bisa menegrti apa yang di pendam hamba-Mu ini. Bukan kereta pertama ku itu yang sebenarnya sedang aku tunggu, namun kereta yang lain. Kereta yang pernah membawa ku ke dunia yang jauh dari pikiranku. Dunia yang tak pernah di tunjukan kereta pertama. Saat ini aku benar-benar merindukannya. Waktu memang serasa berlari. Berlari meninggalkan cerita lama. Tak terasa sudah lebih setengah tahun ini. .Ia meninggalkan ku di stasiun sialan ini tanpa satu alasan pun, Si kereta antik.
Harusnya aku tak memikirkannya lagi, seperti janji ku. Namun, lagi-lagi aku melanggarnya.
Mungkin ada kata-kata yang perlu ditegaskan disini, yaitu Aku Benar-Benar Rindu. .
Oh shit !!! perasaan apa lagi ini !! mengapa datang lagi dan menyiksa lagi. Saat ini aku ingin berlari, dan mengatakan padanya.
Tuhan, beri satu kesempatan satu kali pada ku, sebagai jawaban atas segala pertanyaan-pertanyaan mengganggu ini, dan tunjukanlah pada ku. Yang jelas, ini buktri aku sudah tak mengaharap kereta pertama. Dan maaf untuk kereta pertama ku.
‘ bila nanti aku kehilangan
Mungkin itu hanya sesaat
Karena ku yakin kita kan bertemu lagi……’
^gembel^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar