Ada orang-orang yang kita sebut keluarga, mereka yang
memiliki ikatan darah dan daging dalam raga-jiwa kita. Mereka yang selalu
menjadi ‘Rumah’ di manapun kita rindu kata pulang.
Ada orang-orang yang kita sebut teman, mereka yang sering
mengabiskan waktu bersama di manapun kita menginjak tanah untuk sekedar ngopi
bareng, sarapan, atau hal ringan seperti tertawa. Di sekolah, di kampus, bahkan
di kantor.
Ada orang-orang yang kita sebut kekasih. Mereka yang
katanya mau berbagi apapun bersama kita. Mereka yang mengasihi melimpahi kita
cinta sebagai lawan jenis.
Tapi ada orang-orang yang sering kita sebut sahabat. Mereka
tak memilki ikatan darah atau daging apapun dalam raga-jiwa kita. Tapi, bagi (seperti ku) mereka adalah keluarga dan
teman bahkan kekasih. Mereka yang
selalu menjadi ‘rumah singgah’ ketika kita tak bisa pulang ke Rumah kita.
Mereka adalah orang-orang yang berada di baris terdepan saat mendukung kita,
sekaligus orang-orang terdepan yang menentang ketika kita dalam posisi yang
salah. Mereka ada tak sekedar untuk ngopi bareng, sarapan atau tertawa. Saling
mengisi kala jiwa sepi sendiri. Mereka tak enggan hadir dalam duka dan
membaginya. Mereka lebih dari itu. Cinta mereka tak sama dengan cinta seorang
kekasih.
Suka memang tak selalu mengiringi langkah kita, banyak
pula duka yang mampir untuk sekedar menyapa.
Friends + Good
Time = the Best Memories.
Terima kasih telah ada, telah hadir.
Untuk kalian orang-orang yang pantas kusebut sahabat, terima kasih sudah menjadi rumah singgah. Perjalanan masih jauh Friends,
semoga tetap seperti ini, menjadi keluarga, teman dan kekasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar